Sebuah Refleksi Diri

Friday, June 02, 2006

Selamat Tinggal Cisitu Lama IX No. 20

Tinggal beberapa hari lagi saya kost di Cisitu Lama IX No. 20. Mulai awal bulan Juni ini saya akan pindah ke mess saya yang baru. Belum genap setahun saya tinggal di Cisitu Lama IX No. 20, karena saya baru pindah ke tempat tersebut pada bulan Agustus 2005. Jadi baru 10 bulan saya menempatinya. Ada beberapa kenangan yang menarik selama tinggal di kost tersebut. Seperti ketika saya wisuda, saya masih kost di sana. Satu kost bareng teman – teman waktu TPB. Namun ada satu peristiwa yang tak akan terlupakan. Yaitu ketika kami harus mendi ke rumah ibu kost karena kekurangan air.

Di daerah sana memang airnya agak susah. Air dari PDAM hanya keluar (99%) pada malam hari, bahkan akhir – akhir ini semakin parah karena airnya keluar setelah lewat tengah malam hingga subuh. Untungnya ada bapak penjaga kost yang bangun tengah malam untuk mengisi bak mandi. Bayangkan jika bapak penjaga kost tersebut tidak bangun, pagi hari bak mandi kosong dan kami tidak bias mandi.

Pernah suatu saat airnya benar – benar tidak keluar. Jadi pagi hari bak mandinya masih kosong. Karena tidak ada air, dengan terpaksa saya bersama teman – teman kost yang lain mandi ke tempat ibu kost. Dan sepertinya ibu kost sudah maklum dengan kondisi tersebut. Sebenarnya kami sudah sering menyampaikan keluhan kami kepada ibu kost mengenai hal tersebut namun tidak ada tanggapan dari beliau. Sampai akhirnya ada dari salah satu teman saya yang melayangkan surat kepada ibu kost menyampaikan segala uneg – uneg tentang kondisi yang terjadi di kost selama ini.

Ternyata usaha kami tidak sia – sia. Akhirnya kost saya memiliki penampung dan pompa air. Sejak adanya kedua benda tersebut, kami sudah tidak kesulitan air lagi. Kalau bak mandi kosong, tinggal nyalakan pompa air, buka kran, isi bak mandi, beres deh.

Namun sayang, saya hanya bisa menikmatinya sebentar saja. Karena tidak lama lagi saya akan pindah ke mess. Tetapi setidaknya saya tahu betapa berharganya air bagi kita. Tidak hanya untuk minum tapi juga untuk “urusan” kamar mandi. Mungkin kita harus bijaksana dalam menggunakan air.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home


 

Sejak 13 Februari 2006, Anda pengunjung ke: