Sebuah Refleksi Diri

Sunday, September 07, 2008

Ketegasan dalam Mengambil Keputusan

Kita hidup di dunia ini penuh dengan berbagai pilihan. Setiap pilihan ada konsekuensinya. Dan diperlukan sebuah ketegasan dalam mengambil keputusan itu. Dengan mempertimbangkan segala konsekuensi yang akan terjadi dan dengan pengalaman yang kita miliki,seharusnya kita bisa mengambil keputusan itu dengan bijaksana. Konsekuensinya mungkin saja ada sesuatu yang harus dikorbankan. Namun dengan perhitungan yang cermat tentunya kita bisa memilih mana yang memiliki resiko terkecil. Tentu saja pilihan yang memiliki resiko terkecil itulah yang akhirnya kita pilih. Jangan sampai pengalaman pahit yang pernah terjadi kembali terulang. Keledai saja tidak mau terperosok ke dalam lubang yang sama untuk yang kedua kalinya, apalagi kita sebagai manusia yang diberi akal tentu saja tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama untuk yang kedua kalinya.

Labels:

Wednesday, August 13, 2008

Jaringan XL Bermasalah

Sehubungan dengan postingan saya kemarin tentang jeleknya jaringan XL, ternyata I Made Harta Wijaya selaku VP VAS and New Services Development XL mengakui bahwa jaringan XL bermasalah. Beritanya bisa dibaca di sini.

Labels:

Monday, August 11, 2008

XL IS SUCKS!!!

Sms pending mulu (kirim maupun terima).
818 nggak bisa dihubungi <-- gimana mau komplain kalo 818-nya nggak bisa dihubungi, parah.
Payah deh pokoknya hari ini.
Makin bikin bete aja.

Labels:

Saturday, July 19, 2008

Nggak Gentle

Seperti biasa setelah isya' saya main ke kos teman sekalian makan malam bareng. Ternyata teman saya ini sedang membaca blog milik "seseorang". Entah kenapa dia jadi emosi setelah membaca comment-comment yang ada di blog tersebut. Saya jadi penasaran dan akhirnya baca juga comment-comment-nya (tanpa baca isi blognya :D). Setelah saya baca, ternyata ada seseorang yang menurut saya kurang gentle -karena menggunakan anonymous- yang selalu ngasih comment di setiap postingan. Tidak salah kalau kita ngasih comment di blog orang lain. Namun yang membuat saya juga kurang baik adalah comment-nya itu menjurus ke arah untuk mendapatkan simpati dari si empunya blog. Isinya memang bagus, ada unsur dakwahnya tapi menurut saya tidak pada tempatnya. Dakwahnya mungkin baik, tapi kalau ada maksud tertentu (baca: pamrih) bisa membuat orang lain menjadi tidak simpati.

Kalau dari isi comment-nya menurut saya si anonymous ini adalah seorang "ikhwan" dan yang punya blog adalah seorang "akhwat". Si anonymous sepertinya ingin berkenalan dengan pemilik blog tetapi tidak berani atau karena alasan yang lain. Namun seandainya dia seorang "ikhwan" dan ingin berkenalan lebih jauh dengan seorang "akhwat" seharusnya dia tahu bagaimana caranya, bukan dengan cara seperti itu jika ingin menghindari fitnah. Dengan menemui murobbiyah-nya menurut saya lebih elegan.

Labels:


 

Sejak 13 Februari 2006, Anda pengunjung ke: